Redup sendu lentra surya Gulita sunyi meruak singgasana Senyum sumringah sang mentari Terselubung acuh tanpa arti Apatah hujan akan mengganas Ataukah langit tertawa warna Merobek gelap diujung batas Merebut tahta lentera sana Apatah waktu terus menusuk Harapan kosong yang tertumpuk Mengisi celah jendela hati Pun air mata setia mengiringi Kelopak mata mulai sendu Menanti waktu menembus rindu Harap takdir akan tertuju Pada hamba sang penunggu Bertemukah aku dengan pelangi Pembawa senyum sang bidadari Ataukah hujan yang menghampiri Hanya hampa kudapati Tengadah tangan tak terlepas Harap Tuhan akan membalas Merobek mendung warna pelangi Pertemukan aku bersama kau bidadari