Postingan

Engkaukah Takdirku?

  I ngkarkah takdir akan tugasnya?   L auh mahfudz , masihkah engkau menulis perintah? O rasi Tuhan yang menggema, iringi pinta hamba tengadah V ista takdir dalam gulita, hanya Dia pelita asah E nggan berpaling dari hambaNya   Y akinkan aku akan takdirMu O rasi tengadahku akan engkau balas U ntuk bersanding dengan restuMu

Asal Usul Ds. Manonggal Kec. Klampis Kab. Bangkalan

Penulis dan Editor      : Muhammad Tanggal                             : September 2017 Narasumber                  : B pk. Mohammad Adnan, SH M.Pdi Pada suatu hari saat Potrè Konèng berada di Gunung Geger, dia melihat kearah barat laut ada sebuah gundukan tanah yang surut diantara lautan yang luas. Konon, Madura adalah sebuah daerah yang hampir seluruh wilayahnya adalah lautan. Sontak Potrè Konèng pun penasaran dengan kejadian yang menjanggal tersebut. Dia beserta para pengikutnya mencari dimana letak gundukan tanah itu dengan menggunakan perahu. Potrè Konèng terus berlayar mencari daerah itu hingga perahunya bersandar di suatu daerah yang airnya surut sampai mata kaki yang kini daerah tersebut bernama Bisè' (yang berarti tumit atau mata kaki) yaitu sebuah daerah yang berada di utara masjid Manonggal. Dengan air yang hanya setinggi...

Madura yang Hilang

     Sebagai orang Madura tentunya sangat bangga dengan beragam budaya, adat, dan tradisi yang ada didalamnya, termasuk juga kekayaan alam yang sangat melimpah. Kebanggaan itu haruslah dibuktikan dengan melestarikan budaya yang ada, mengelola sumber daya alam, dan melanjutkan tradisi yang semestinya dilanjutkan. Diantara kebudayaan yang sampai saat ini tetap dilestarikan oleh masyarakat Madura yaitu kerrabhȃn sapè , kebudayaan ini sudah tersebar luas hamper seluruh Indonesia. Contoh lain dari kebudayaan Madura yang masih terjaga saampai saat ini adalah sapè sono’ yaitu semacam kontes kecantikan sapi betina yang juga menjadi primadona wisata budaya di Madura. Kedua contoh ini menjadi identitas Madura dimata orang luar yang akan menjadi pintu utama bagi orang luar yang akan mengenal Madura.      Selain contoh kebudayaan, Madura juga mempunyai tradisi yang sampai saat ini masih dilanjutkan oleh masyarakatnya antara lain petik laut atau rokat tasè’ yang sel...

Do You?

Tears fall for rainbow Cloudy sky will go fast My sweet dream inside pillow Smile to sun till the last Do you take my tears by your hand? Or ignore it to fall useless Arrange bricks for new land With another by happiness

Langit yang Bertanya

Redup sendu lentra surya Gulita sunyi meruak singgasana Senyum sumringah sang mentari Terselubung acuh tanpa arti Apatah hujan akan mengganas Ataukah langit tertawa warna Merobek gelap diujung batas Merebut tahta lentera sana Apatah waktu terus menusuk Harapan kosong yang tertumpuk Mengisi   celah jendela hati Pun air mata setia mengiringi Kelopak mata mulai sendu Menanti waktu menembus rindu Harap takdir akan tertuju Pada hamba sang penunggu Bertemukah aku dengan pelangi Pembawa senyum sang bidadari Ataukah hujan yang menghampiri Hanya hampa kudapati Tengadah tangan tak terlepas Harap Tuhan akan membalas Merobek mendung warna pelangi Pertemukan aku bersama kau bidadari

Lentera Kampung

            Akhir-akhir ini kita dihadapkan dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat, mulai dari anak muda, remaja, orang dewasa dan bahkan anak-anak pun merasakan hal ini. Semua hal yang dulunya sulit untuk dilakukan kini menjadi sangat mudah, berkomunikasi misalnya. Dulu orang-orang menyampaikan informasi kepada orang lain melalui surat, menitipkan salam, atau bahkan berteriak jika rumahnya bertetangga namun agak jauh. Kalaupun pakai surat pasti harus menunggu beberapa hari atau bahkan beberapa bulan untuk menerimanya. Dengan perkembangan teknologi ini kini sudah ada hape untuk berkomunikasi. Dulu aku pernah ke wartel bersama ibuku yang jaraknya sekitar 5 kilometer dari rumah hanya untuk menelpon ayahku di Malaysia. Sungguh pengalaman yang luar biasa bagiku yang saat ini sudah menikmati era digital.             Semua serba digital mulai dari komunikasi, jual beli samp...
Do You Still Exist What is justice? When people talk peace, Where are you? Are you a word? To cover the world From unsheathed sword Palestine is crying And you, are writing On paper without meaning Bangkalan, 16 July 2020